Mlm berganti siang, tapi malam mingintai untuk menggantikan siang.
Bulan bersinar, terang menerangi gelap malamku waktu sunyi syahdu itu.
Gemercik suara air hujan gerimis, seakan mengajakku berbicara.
Tapi aku tetap terdiam, terdiam meresapi sesuatu.
Sesuatu yang masih sangat asing bagiku.
Ia laksana angin yang membelaiku sewaktu tidurku.
Ia laksana burung yang selalu memberiku hiburan diwaktu bingungku.
Tapi aku berpikir, dan terus berpikir mengapa dia selalu tak seindah yang kupikir, tak sebaik yang kutahu, tak sepintar yang kukenal.
Aku baru sadar, ia bukan siapa-siapa untukku.
Ia hanyalah hamba allah yang berusaha menghamba pada-Nya.
Aku tak dapat menafikkan hatiku dengan akalku bahwa dia bukan siapa-siapa.
Ia sesuatu yang tak dapat tercerna oleh akalku, sulit dimengerti.
Apakah cinta itu?
Apakah cinta itu selalu pada seorang gadis atau lelaki?
Mengapa cinta itu ada dalam diri manusia?
Apakah manusia butuh cinta untuk hidupnya?
Allah 'azza wa jalla telah menganugerahi kita suatu cahaya tersembunyi.
Cahaya itu bersembunyi dalam hati.
Tak terlihat dan tak terdeteksi.
Ia ada dengan sendirinya, tanpa sepengetahuanku.
Cinta.
Sebenarnya siapa dirimu?
Sesaat kau hibur aku dengan canda tapi kau hancurkan aku bagai keping-keping kecil berserakan setelah kau tau aku bukanlah aku.
Aku mengerti.
Cinta adalah nafsu.
Ia takkan berhenti jika tak dikendalikan akal.
Karena hanya akal pengendali nafsu.
Tapi cinta yang anugerahkan pada manusia adalah cinta yang suci.
Cinta yang hanya dimengerti makhluk terhadap khaliq.
Jagalah cintamu pada yang menciptakan cinta.
Niscaya sang pencipta cinta akan menjagamu dengan cinta.
Karena cinta bukanlah hati.
Cinta bukanlah jiwa.
Cinta bukanlah rasa.
Tapi cinta adalah cita dan pengharapan.
Agar kita dekat pada-Nya.
Agar kita mengenal sang pencipta lewat cinta.
Lewat cinta manusia bertutur.
Lewat cinta manusia berpikir.
Jadikanlah cinta kepada allah jalan bertutur dan pikiranmu.
Karna cinta itu buta.
Bantulah ia dengan penerangan hidayah Allah.
Hidayah allah dan cinta bagai dua hal yang tak dapat dipisahkan.
Mereka saling memberi dan menutupi.
Mereka bagai hubungan proton dan elektron dalam atom.
Ketika salah satunya saja tak ada.
Berakibat pada atom itu sendiri.
Bahkan bukan hanya atom itu yang terpengaruh,
tapi juga atom yang lain.
Atom akan menolak atom yang lain(orang terdekat).
Itulah hidayah allah menciptakannya.
Allah ciptakan segala sesuatu berpasang-pasangan.
Met jatuh cinta for all.....
Tetep jaga iman lewat lisan.
Jaga diri lewat akhlaq al-karimah.
Senin, 12 Januari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar